coba buat yang baru aja…

I am not interested in repeating history, I prefer to create a new one.

Jadi tadi gue baru saja mendengar kalimat yang intinya meminta untuk ulangi suatu kejadian di  masa lalu, yah anggaplah suatu tonggak yang memulai sesuatu yang cukup besar. Disitu ada yang bilang-gue lupa pastinya, tapi intinya- ayo kita ulang lagi sejarah seperti yang kemaren itu.

And it got me thinking.

Well, gue ga terlalu berminat ya untuk mengulangi sejarah. Kalo bisa gue lebih memilih untuk membuat yang baru. Karena, kalaupun kita berhasil mengulang hal yang dijadikan sejarah itu, akankah hasilnya sama seperti dulu? Dulu hal itu pernah jadi suatu tonggakkan karena itu baru yang pertama kali dikerjakan, setelah 2-3 kali dikerjakan dan lalu vakum, ya berarti itu bukanlah hal yang bisa memicu semua orang untuk tetap melakukan suatu kegiatan itu.

Dan lagi gue inget @pandji pragiwaksono pernah post di blognya, ‘do you ever laugh outloud at the same joke twice?’ dan ini juga yang gue rasakan, disaat suatu hal pernah terjadi, dan mau diusahakan untuk kembali dibangkitkan, akankah hal ini memiliki efek yang sama?

Contohnya gini, kalo maen basket pasti tau dong Michael Jordan, dia inikan udah sukses sesukses-suksesnya umat nih ya. Living legendlah istilahnya, banyak sejarah yang dibikin sama Jordan. Kalo yang jaman sekarang yang sering dicompare sama Jordan tuh si LBJ, LeBron James. Iya, pas awal – awal karir NBA james ini betul – betul disama-samain sama Jordan, dan keduanya sama – sama menjadi icon buat NBA, tapi caranya berbeda. LeBron membuat sendiri sejarahnya. Berbeda sama sejarah yang dibuat sama Jordan.

Sama seperti kasus yang gue tulis diatas, apakah kalo kita bisa mengadakan acara ini, yang dulunya sempat sangat menghebohkan. Akan memiliki efek yang sama? Apa bukan lebih baik kalo kita mencoba untuk mengadakan sesuatu yang baru. Lagipula kalo kita Cuma mengulang, gue sih ga akan seneng, karena kita cuma akan dibandingkan dengan acara sebelumnya itu. Dan gue yakin banyak yang ga suka dibanding-bandingkan.

Jadi darpada kita bersusah-susah MENGULANG sejarah, gimana kalo kita bersusah-susah MEMBUAT sejarah?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s