State of Mind

Terkadang,  ketakutan yang terjadi didalam pikiran kita yang membuat kita berhenti mengejar mimpi. Padahal belum tentu hal yang ditakutkan itu yang akan terjadi, bisa saja yang terjadi adalah kesuksesan yang menyenangkan, karena kita berhasil meraih mimpi itu. Dan lagi kita juga mesti ingat, ga ada hal enak yang datang dengan gampang. Contohnya deh, buat bisa bikin kue yang enak, ga cuma dengan sekedar duduk ongkang-ongkang kaki didapur, terus tiba-tiba dari dalem oven nongol kue enak. Life just does not work like that. Untuk bisa dapet kue yang enak, kita mesti tau dulu resepnya, terus beli bahannya, ngitung jumlah takaran terigu, mentega, gula, dan lain lain, abis itu kita masih mesti buat adonan, yang bisa dengan mudah gagal, dan seterusnya.. dan semua proses itu belum tentu satu kali langsung sempurna. Pasti akan ada kesalahan-kesalahan yang terjadi.

Kesalahan-kesalahan yang MUNGKIN terjadi itu yang membuat kita jadi takut untuk mencoba sesuatu yang baru. Padahal itu masih mungkin. Mungkin aja karena persiapan yang baik, semua kesalahan itu bisa diantisipasi, dan menghasilkan sebuah kue yang enak dan bikin orang lain seneng. Sama dengan mimpi kita, jangan takut untuk mencoba, jangan takut karena MUNGKIN mimpinya ga kesampean. Jangan takut hasil mimpinya kurang memuaskan. Karena semua hal itu akan menjadi sebuah pengalaman berharga yang ga bisa didapet ditempat lain. Kalo kembali ke analogi kue tadi, kue pertama itu ga selalu enak, pasti ketemu aja kekurangannya, tapi karena kita udah berani melakukannya kita jadi tau dimana kesalahan-kesalahan kita, dan bisa dibenerin untuk selanjutnya.

Jangan cuma sekedar berangan-angan, berteori belaka. Karena sekedar teori ga menghasilkan pengalaman real yang kita alami, semua Cuma sekedar bayangan kita, terjadi didalam pikiran kita, yang mana sering dipenuhi pikiran negatif, yang nantinya malah bikin takut untuk mencoba hal baru, dan akhirnya mimpinya ga kesampean lagi.

Kalo mengutip dari dosen gue Bapak Tommi Parnando, kurang lebih gini “kalau kita mengeksekusi suatu hal, hal itu yang akan disimpan dalam memori otak kita. Jadi daripada sekedar berteori atau membuat stimulasi, lakukanlah.” Jadi daripada kita cuma sekedar menyimpan angan-angan dipikiran kita, kenapa kita ga melakukan sesuatu yang bisa membantu kita merealisasikan mimpi kita. Kalaupun gagal, paling ga otak kita udah menyimpan hal gagal tersebut dan menjadi pelajaran buat kita untuk gak melakukan kesalahan yang sama lagi.

Karena itu, yuk mari kita bersama mencoba merealisasikan mimpi kita.

😀

Andy William

5 Februari 2011

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s