Find Ourselves

Baru aja nonton film shaolin, filmnya keren sih menurut gue..

Dari sini gue makin yakin kalo orang jahat itu bisa berubah jadi baik, selama dia memang bertekad dan juga didukung dengan lingkungan yang baik. Begitu pula dengan potensi yang tertanam didalam diri kita, sebenernya kita semua ini memilki potensi yang luar biasa, Cuma terkadang kita perlu diyakinkan lagi oleh orang lain. Kenapa? Karena kita sendiri masih suka ragu dengan kemampuan yang ada didalam diri kita. Kemampuan ini bisa berkembang kalau kita niat untuk mengembangkannya dan juga lingkungan mendukung, kalo cuma ada salah satu, ya agak susah ya memaksimalkan potensi yang ada didalam diri kita. Contohnya kaya handphone deh, mau handphone  secanggih apa juga kalo yang makenya ga ngerti, ya tetep Cuma buat telpon sama smsan aja. Begitu pula sebaliknya, kalo orangnya ngerti cara pakenya tapi handphonenya ga canggih, ya kaga bisa berguna juga pengetahuan orang itu.

Tapi yang membedakan kita sama handphone, handphone itukan buatan manusia , jadi potensi yang dikeluarkan ya jelas yang udah diketahui manusia, kalo dibuat paling canggih nilainya 10, ya udah semaksimal apa juga tetep paling tinggi 10 nilainya. Beda sama manusia yang jauh lebih fleksibel, kalo dibilang paling tinggi nilainya 10, eh tiba-tiba ada yang bisa jadi 11, 12, 13, atau lebih. Menurut gue sih, itu karena manusianya udah paham dengan potensi yang ada, dan juga didukung oleh lingkungan yang baik dan suportif. Kalo di film shaolin ini ya, kan ceritanya si Jackie Chan ini ragu-ragu pas disuruh mimpin barisan pengungsi untuk kabur dari kuil shaolin karena kuilnya bakal diserang penjahat. Tapi, di diyakinkan lagi oleh si Andy Lau kalo dia itu bisa dan mampu, akhirnya ya dia jalan mimpin pengungsi, dan mereka udah keluar ketika kuil shaolinnya rubuh.

Nah, gimana kalo kita sendiri udah bisa menyadari potensi diri kita, apakah kita masih butuh orang lain juga? Ya tetep butuh dong, kita tetep butuh orang yang bisa mendorong kita untuk melebihi batas dari potensi yang kita pikir udah mentok. Yang kita pikir udah ga mungkin bisa lebih lagi. Dan juga mereka bisa membantu kita untuk mengingatkan kalo sebenernya ini udah merupakan batasnya, untuk mengingatkan kita agar sejenak beristirahat dari proses mengembangkan diri yang terlalu diforsir, yang bukannya bikin kita makin baik, yang ada kita malah semakin mundur, karena ga sadar bahwa diri kita udah mencapai batasnya.

Jadi, yang mau gue sampaikan dari tulisan yang acak adut ini, adalah selain kita harus yakin dulu dengan diri kita untuk mengembangkan potensi diri, kita juga butuh orang lain untuk bisa mengembangkan potensi yang ada didalam diri kita, kalo lingkungan kita mendukung, pasti potensi yang tersimpan dalam diri kita bisa berkembang dengan sangat baik.

Yuk, kita coba liat apa potensi yang ada dalam diri kita.

😀

Andy William

7 Februari 2011

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s